× Untuk mahasiswa baru, mohon diperhatikan bahwa username dan password TIF dan PORTAL BERBEDA. Apabila belum memiliki akun di TIF, silahkan memilih SIGN UP terlebih dahulu. Apabila dalam pengaksesan website ini mengalami kendala, error atau ada hal yang tidak semestinya, silahkan laporkan via email ke prodi@tif.uad.ac.id atau via dm instagram @proditifuad, bisa juga berupa kritik dan saran. Terima kasih.
× Bagi mahasiswa yang mengambil mata praktikum Struktur Data (Sdata) wajib memilih jadwal praktikum sesuai dengan dosen pengampu dikelas.
  1. Yang dosennya Pak Wahyu Pujiyono WAJIB memilih slot jadwal praktikum Pak Wahyu Pujiyono.
  2. Yang dosennya Pak Ardi Pujiyanta WAJIB memilih slot jadwal praktikum Pak Ardi Pujiyanta.
  3. Yang dosennya Pak Rusydi Umar WAJIB memilih slot jadwal praktikum Pak Rusydi Umar.


Mohon diperhatikan untuk matapraktikum berikut:
  1. Komunikasi Data dan Jaringan Komputer (KDJK)
  2. Dasar Dasar Pemrograman (DDP)
  3. Statistika Informatika
  4. Basis Data
Memiliki durasi praktikum selama 2 slot atau 3 jam contoh : Untuk itu silahkan menyesuaikan dengan jadwal masing masing supaya tidak terjadi bentrok jadwal.

Orientasi Dosen Muda FTI UAD Pada Acara Sarasehan & Family Gathering 2018

(tif) Saat ini  jumlah Program Studi dilingkungan Fakultas Teknologi Industri Universitas Ahmad Dahlan (FTI UAD) terdiri dari lima Program Studi, yaitu Informatika, Teknik Industri, Teknik Elektro, Teknik Kimia, dan Teknologi Pangan,  dengan hadirnya kelima program studi tersebut sudah banyak dijumpai dosen-dosen berusia muda. Sistem pendidikan yang memungkinkan anak-anak muda zaman sekarang mampu menyelesaikan pendidikan tingginya dalam rentang waktu yang relatif singkat. Oleh karenanya, tidak mengherankan jika saat ini banyak dosen-dosen baru berusia muda dilingkungan FTI UAD yang menghiasi ruang-ruang kuliah maupun laboratorium.

https://fti.uad.ac.id/wp-content/uploads/FTI-UAD-24-1.jpg

Acara sarasehan Family Gathering 2018 keluarga besar FTI UAD, pada hari Sabtu 05 Mei 2018 yang bertempat di hotel kawasan kaliurang, selain menghadirkan para pimpinan atau mantan dekan yang pernah menahkodai FTI UAD juga menampilkan potensi serta sumbangsih dosen muda untuk memajukan FTI UAD, yang dikemas dalam acara orientasi dosen muda dengan masa kerja kurang dari 3 tahun. Orientasi dosen muda ini dikemas dalam betuk web profile, video profile, tampilan kreativitas dosen muda jaman sekarang, yang dibagi menjadi 5 kelompok dan 5 topik diantaranya riwayat, dosen, relasi sosial, target anak muda, dan rasa harap.

  • Kelompok 1 yang diwakili Agus Aktawan menyampaikan riwayat Pimpinan fakultas, staff kantor, prodi-prodi FTI, perjalanan akreditasi, perjalanan jumlah dosen dan mahasiswa dari mulai berdirinya FTI UAD hingga jaman sekarang.
  • Kelompok 2 yang diwakili Syifa Fitriani menyampaikan presentasi tentang dosen dari identifikasi detil semua dosen, perjalanan dan TMT AA 100/150, Lektor 200/300, Lektor Kepala 400/450/700, Guru Besar 850/1050, sertfikasi, dan juga kepakaran/ minat.
  • Kelompok 3 yang diakili Wahidah Mahanani R. menyampaikan tentang relasi sosial mengenai menjalin hubungan kerja yang solid antara dosen maupun staff, pemetaan sebaran dosen dan staff,serta jumlah keluarga dosen maupun staff serta dari daerah asal dan menetap sekarang.
  • Kelompok 4 yang diwakili Ahmad Azhari menyampaikan tarrget anak muda yaitu target dosen muda dalam tahun 2018 terkait studi lanjut, publikasi, pangabdian masyarakat, training, jabatan akademik, dan sertifikasi.
  • Kelompok 5 yang diwakili Supriyanto menyampaikan tentang rasa harap dosen muda maupun senior, staff maupun laboran, apa yang dirasakan dan harapan untuk perbaikan hubungan antar ketiganya

Kelima hal tadi disampaikan oleh dosen muda dalam presentasi sarasehan dan family gathering FTI UAD dihadapan kelaurga besar TI UAD. Sebagai pendidik yang baik sepantasnya perlu dibarengi dengan hati nurani, perlu disadari juga bahwa tanggung jawab intelektual dan moral sebagai dosen di FTI UAD khususnya sebagai pendidik harus berada diranah Illahi. Sehingga perlu direnungkan, Ilmu yang disampaikan kepada mahasiswa dengan hati nurani dan disertai cara penyampaian yang baik dan ikhlas akan menjadi kebaikan mulia yang berlipat ganda, sehingga dampaknya yang positif akan bermanfaat bagi masyarakat luas maupun diri seorang dosen itu sendiri baik di dunia maupun di akhirat. Terang” Sunardi, S.T., M.T., Ph.D. (Dekan FTI UAD). /(ns)