Program Studi Teknik Informatika

Baca Ziliun Hadir di Kuliah Technopreneurship

Pada perkuliahan Technopreneurship yang diampu oleh Bapak Ardiansyah, S.T. M.Cs senin, 19 Mei 2014 telah hadir beberapa tamu yang merupakan founder-founder dari perusahaan IT di Indonesia seperti Yansen Kamto Chief Executive PT. Kibar Kreasi dan Nidia Noviana Co-Founder JToku Indonesia. Selain itu, dimeriahkan pula oleh talent lokal Jogja yang mempresentasikan start up-nya, Vina Sectiana dari LexiPal.

Baca Ziliun adalah diskusi yang membahas artikel Ziliun terkait potensi, sumber daya teknologi dan kreasi untuk berkarya. Kesempatan kali ini Ziliun membahas salah satu artikel tentang Modal Bikin Startup: Cari Co-founder yang Tepat!

Beberapa founder dan talent yang dihadirkan di perkuliahan ini, memberikan ilmu dan pengetahuan baru serta motivasi kepada mahasiswa Teknik Informatika UAD khususnya yang mengambil mata kuliah technopreneurship. PT. Kibar Kreasi merupakan perusahaan yang bergerak dibidang konsultan IT yang merupakan salah satu partner dari Google. Kibar telah menciptakan beberapa inovasi baru seperti FemaleDev yang merupakan wadah bagi perempuan-perempuaan yang mempunyai passion yang sama dibidang teknologi, Google Bussiness Group dan Google Developer Group yang merupakan kolaborasi dengan Google, serta masih banyak lainnya.

Jtoku adalah perusahaan yang membuat web series - sebutan untuk serial original yang hadir di media online - sekaligus menciptakan karakter yang muncul di cerita tersebut mulai dari nol. Jtoku dengan serius mengusung semangat nasionalisme. Mereka mendalami legenda lokal, seperti Gatotkaca. Setelah itu mereka makin semangat memadukan cerita lokal dengan karya mereka. Karya-karya Jtoku bahkan sampai dilirik orang-orang TV hingga mereka ditawarin kerja di negara tetangga seperti Jepang dan Amerika.

Disini, kibar dan Jtoku menekankan bahwa membuat start up atau bisnis apapun dapat dimulai dengan berkolaborasi. Tidak hanya memikirkan ide saja namun dengan mencari orang-orang yang memiliki visi dan misi yang sama, saling melengkapi dengan skill yang berbeda.

Tidak kalah menarik pula, pada kuliah technopreneurship ini kedatangan seorang CEO dari Layaria TV, Dennis Adhiswara yang sejak dulu aktif sebagai aktor di balik layar industri perfilman Indonesia.